Endang Setyawati Sayangkan Masih Terjadi Penyelundupan Ekspor Benih Lobster ke Luar Negeri

    Endang Setyawati Sayangkan Masih Terjadi Penyelundupan Ekspor Benih Lobster ke Luar Negeri
    Anggota Komisi VI DPR RI Endang Setyawati Thohari

    JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Endang Setyawati Thohari menyayangkan masih terjadi penyelundupan ekspor benih lobster ke luar negeri. Padahal, sejak Juni 2021, Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Wahyu Sakti Trenggono telah meneken Peraturan Menteri Nomor 17 tahun 2021 tentang Pengelolaan Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), dan Rajungan (Portunus spp.) di wilayah Negara Republik Indonesia.

    Hal itu sebagaimana terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, seperti Lombok, Pandeglang, Banyuwangi, Jambi, Palembang, Banten, dan sebagainya. “Karena itu, kami dari Fraksi Partai Gerindra memohon adanya pengawasan yang lebih baik dan penindakan tegas, ” jelas Endang dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI bersama Eselon I Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Ruang Rapat Komisi IV DPR RI, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (25/5/2022).

    XPRESS.CO.ID
    market.biz.id XPRESS.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Selain persoalan benih lobster, Endang juga menyoroti realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) KKP tahun 2022 yang belum mencapai target dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ia ingatkan bahwa kejar target PNBP tersebut harus pula berdampak kesejahteraan para nelayan. “Juga bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk program penanganan pasca Covid-19. Karena yang kita ketahui nelayan kita masih alami kesulitan, ” ujar politisi Partai Gerindra tersebut.

    Menurut Endang, KKP harus memberikan penjelasan alasan tidak mencapai target PNBP sebesar Rp 49, 5 miliar, khususnya di Ditjen Pengelolaan Ruang Laut. Lalu,  di Setjen KKP baru mencapai 14, 74 persen dari target, di Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan baru mencapai 18, 76 persen. Demikian juga di direktorat jenderal lainnya dan badan karantina bervariasi dari 30, 47 sampai dengan 49, 81 persen.

    OTOSATU.COM
    market.biz.id OTOSATU.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Untuk itu kami ingin dapatkan keterangan akurat mengenai hal tersebut. Kemudian di Inspektorat Jenderal yang tidak memberi target tapi telah memberi realisasi PNBP sebesar Rp9, 7 miliar. Nah ini juga suatu keistimewaan, ” urai mantan penasehat Induk Koperasi Tani dan Nelayan ini. (rdn/sf)

    Endang Setyawati Thohari DPR RI KOMISI VI GERINDRA
    Publikjatim.com

    Publikjatim.com

    Artikel Sebelumnya

    Aminurokhman: Maksimalkan Pelayanan, Perlu...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 119

    Postingan Tahun ini: 449

    Registered: Oct 4, 2021

    Basory W

    Basory W verified

    Postingan Bulan ini: 104

    Postingan Tahun ini: 659

    Registered: Oct 11, 2021

    YUDIK

    YUDIK verified

    Postingan Bulan ini: 92

    Postingan Tahun ini: 597

    Registered: Sep 23, 2021

    Siswandi

    Siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 80

    Postingan Tahun ini: 82

    Registered: Jul 11, 2020

    Profle

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Darus Sholihin FC Juara Grub Wilayah Surabaya Dalam Turnamen Liga Santri Piala Kasad TA 2022
    Babinsa Koramil 03 Gubeng Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan. 
    Kunjungi Koramil Sapeken, Dandim 0827/Sumenep Beri Arahan Dan Pamitan
    Sambut Hari Bhayangkara ke-76, Polri Ajak Masyakarat Berkarya Lewat Sederet Lomba

    Rekomendasi

    Pengendalian PMK, Babinsa Ikuti  Sosialisasi Di Balai Desa Bulla'an Dan Sergang
    Bersihkan Makam Babinsa Ajak Warga Gotong Royong
    UNAIR Luluskan 1034 Mahasiswa pada Wisuda Juni 2022
    Babinsa Hadir Di Puskesmas Bantu Pelayanan Demi Kelancaran Pelaksanaan Vaksin Covid -19
    Kapolri Lepas Pesepeda yang Pecahkan Rekor MURI, Gowes Sejauh 508 Km 

    Ikuti Kami