Jelang ASO Tahap Pertama, Penjualan TV Analog akan Dihentikan

    Jelang ASO Tahap Pertama, Penjualan TV Analog akan Dihentikan
    Menteri Komunikasi dan Informatia (Menkominfo), Johnny Gerard Plate

    Jakarta – Penjualan perangkat televisi (TV) analog di seluruh Indonesia dipastikan akan dihentikan oleh pemerintah dan perusahaan produsen elektronik, menjelang pemberlakukan penghentian siaran televisi analog atau analog switch off (ASO) tahap pertama pada 30 April 2022 mendatang.

    Menteri Komunikasi dan Informatia (Menkominfo), Johnny Gerard Plate, menegaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait, dalam hal ini Kementerian Perindustrian, untuk menghentikan penjualan TV analog atau tabung.

    JURNALIS.TV
    market.biz.id JURNALIS.TV
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    “Kami juga sudah berkomunikasi dengan kementerian perindustrian untuk menyetop produksi TV Analog, sehingga masyarakat selanjutnya hanya membeli TV digital, ” ujar Menkominfo di Jakarta pada Senin (4/4/2022).

    Menurut Menteri Johnny, TV digital akan bisa dijangkau oleh beragam lapisan masyarakat karena harganya hanya sedikit lebih mahal ketimbang TV analog.

    Varient - News & Magazine Script
    market.biz.id Varient - News & Magazine Script
    4% Rp 722.800
    Beli sekarang!

    Dengan meluasnya penggunaan TV Digital, maka program ASO yang akan dimulai pada 30 April 2022 untuk tahap pertama, 25 Agustus 2022 tahap kedua dan 2 November 2022 untak tahap ketiga atau terakhir diharapkan berjalan baik.

    “Kita harapkan dengan dilaksanakan ASO yang dimulai pada 30 April, 25 Agustus dan 2 November 2022 ini, masyarakat bisa menerima siaran TV yang lebih jernih suaranya yang lebih bersih gambarnya dengan lebih canggih teknologinya, ” katanya.

    MAGZ.CO.ID
    market.biz.id MAGZ.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Menkominfo juga mengatakan, pengguna TV tabung yang belum membeli TV Digital tak perlu risau karena tetap bisa menerima siaran TV Digital dengan alat Set Up Box (STB).

    Pemerintah, melalui Kementerian Kominfo, Lembaga Penyiaran Pemerintah (LPP), dan Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) dipastikan telah menyiapkan kebutuhan STB untuk masyarakat miskin yang belum memiliki TV Digital secara gratis.

    Sedangkan untuk keluarga mampu yang masih menggunakan TV tabung diharapkan bisa membeli STB di seluruh toko elektronik secara swadaya karena harganya cukup terjangkau.

    “Keluarga mampu yang masih menggunakan TV tabung beli sendiri STB-nya. Kalau gak salah harganya sekitar Rp200 - Rp300.000 per unit, ” imbuhnya.

    Perusahaan penyiaran diharapkan bisa segera mendistristribusikan perangkat STB ke kelompok keluarga miskin sasaran karena pelaksanaan ASO tahap pertama sudah semakin dekat.

    Sehingga pada saat pelaksanaannya nanti tidak akan ada masyarakat yang tidak bisa menikmati siaran TV digital di kediaman masing-masing.

    “Distribusi STB oleh lembaga penyiaran itu harus sampai dipasang di TV (milik) rakyat (miskin) sehingga langsung bisa menerima siaran TV digital. Ini yang sedang diatur saat ini koordinasi antara Kementerian Kominfo dan perusahaan-perusahaan televisi, ” tegasnya.

    Publikjatim.com

    Publikjatim.com

    Artikel Sebelumnya

    Joko Widodo: Bangga Buatan Indonesia

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Basory W

    Basory W verified

    Postingan Bulan ini: 12

    Postingan Tahun ini: 696

    Registered: Oct 11, 2021

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 9

    Postingan Tahun ini: 491

    Registered: Oct 4, 2021

    Wahyudi Arief

    Wahyudi Arief verified

    Postingan Bulan ini: 9

    Postingan Tahun ini: 124

    Registered: Jul 6, 2021

    YUDIK

    YUDIK verified

    Postingan Bulan ini: 8

    Postingan Tahun ini: 620

    Registered: Sep 23, 2021

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Ustazd Zainal Arifin Ajak Peduli Sesama yang Tertimpa Musibah
    Danlanud Abdulrachman Saleh Hadiri Penyerahan Sertifikat Aset TNI AU dari Menteri ATR/BPN
    Ekonom UNAIR Paparkan Dampak Inflasi AS pada Perekonomian Makro-Mikro Indonesia
    Anggota Kogartap III/SBY Terima Piagam Purna Tugas

    Rekomendasi

    Atlit Paralayang Banyuwangi Sumbangkan Medali Untuk Banyuwangi
    Sempat Tersisih, Mahasiswa FEB UNAIR Sabet Juara 3 Trading Competition Kontan
    Pangdivif 2 Kostrad Hadiri Upacara Pemakaman Almarhum Pratu Anumerta Berly Kholif Al Rohman
    Pesan Kapolri ke Taruna-Taruni Akpol: Turun, Dengar dan Serap Aspirasi Masyarakat
    Babinsa Koramil 0826-01 Pamekasan Pantau Perkembangan Harga Sembako Di Pasar Parteker

    Ikuti Kami