Mega Korupsi Sampai Harga Cabai Melambung Tinggi, Inisiator KMPG Sebut Mendag Layak Dievaluasi

    Mega Korupsi Sampai Harga Cabai Melambung Tinggi, Inisiator KMPG Sebut Mendag Layak Dievaluasi
    Photo: Muhammad Lutfi ( Tangkap Layar Acount FB Kementrian Perdagangan)

    JAKARTA - Inisiator Kader Muda Partai Golkar (KMPG) Dian Assafri Nasa'i menyayangkan pernyataan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi yang menyakitkan masyarakat terkait harga melonjaknya harga cabai dipasaran. 

    " Saya khawatir penyataan sekelas menteri kok seperti orang yang tidam peka dan tidak berempati terhadap apa yang dirasakan oleh masyarakat kita, saat ini harga cabai tebus di angka Rp. 60 Ribu Rupiah". Kata Dian Ke Wartawan, Pada Sabtu ( 11/06/22) 

    Nasi Goreng Campur
    market.biz.id Nasi Goreng Campur
    60% Rp 3.000
    Beli sekarang!

    Adanya insiden kenaikan harga cabai menjelang Idul Adha seakan menteri perdagangan berdiam diri, Kata Dian, seharusnya Menteri Perdagangan terjun kelapangan dan mencari solusi bukan melontarkan statment yang menyakitkan masyarakat. 

    " Mesti nya seorang yang diberi amanat membantu Bapak Presiden perlu terjun langsung ke bawah sekaligus langsung mencarikan solusi agar kenaikan cabai dan kebutuhan pokok lain nya bisa segera teratasi dan tidak berkepanjangan". Tegas Dian Assafri 

    WARTAKESEHATAN.CO.ID
    market.biz.id WARTAKESEHATAN.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Dian khawatir kenaikan cabai saat ini akan berimbas kepada bahan pokok lainya, dan menimbulkan asumsi negatif masyarakat  kepada Pemerintahan Jokowi. 

    " saya khawatir justru kenaikan cabai dan kebutuhan pokok lain nya ini dapat memicu reaksi masyarakat semakin tidak percaya kepada pemerintah". Ungkapnya 

    Dengan insiden kenaikan harga cabai ini, Dian menyarankan Menteri Perdagangan berkerja lebih atau lebih baik mengundurkan diri. 

    " Sebaik nya sebelum di berhentikan dari jabatan nya, saya minta sebaik nya menteri luthfi mengundurkan diri jika masalah kebutuhan pokok tidak bisa diatasi". Ucapnya. 

    BIGISSUE.ID
    market.biz.id BIGISSUE.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Dian juga mengkritisi kebobrokan Mendag, terutama masalah mega korupsi eksportir CPO dan Baja selama kepemimpinannya. 

    " Kasus kasus mega korupsi minyak goreng, ekspor Baja dan naiknya bahan pokok menunjukan Mendag Lutfi layak di Evaluasi". Pungkasnya. ***

    OMBUDSMAN.CO.ID
    market.biz.id OMBUDSMAN.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    CPO KPMG MENDAG DIAN ASAPRI MINYAK GORENG HARGA CABAI
    Suferi

    Suferi

    Artikel Sebelumnya

    Banggar DPR RI Setujui Tambahan Pagu Anggaran...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 119

    Postingan Tahun ini: 449

    Registered: Oct 4, 2021

    Basory W

    Basory W verified

    Postingan Bulan ini: 104

    Postingan Tahun ini: 659

    Registered: Oct 11, 2021

    YUDIK

    YUDIK verified

    Postingan Bulan ini: 92

    Postingan Tahun ini: 597

    Registered: Sep 23, 2021

    Siswandi

    Siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 80

    Postingan Tahun ini: 82

    Registered: Jul 11, 2020

    Profle

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Darus Sholihin FC Juara Grub Wilayah Surabaya Dalam Turnamen Liga Santri Piala Kasad TA 2022
    Babinsa Koramil 03 Gubeng Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan. 
    Sambut Hari Bhayangkara ke-76, Polri Ajak Masyakarat Berkarya Lewat Sederet Lomba
    Kunjungi Koramil Sapeken, Dandim 0827/Sumenep Beri Arahan Dan Pamitan

    Rekomendasi

    Bersihkan Makam Babinsa Ajak Warga Gotong Royong
    Babinsa Hadir Di Puskesmas Bantu Pelayanan Demi Kelancaran Pelaksanaan Vaksin Covid -19
    Idul Adha 2022, DD Cabang Jatim Salurkan 2.238 Ekor Domba Sehat
    Resmi, Kabupaten Gresik Miliki Rumah Vokasi Pertama di Indonesia
    Siti Nurbaya Bakar Dikukuhkan Sebagai Profesor Kehormatan UB

    Ikuti Kami