Wahyu Sanjaya: BAKN DPR RI Lakukan Penelaahan Terkait Cukai Hasil Tembakau di Malang

    Wahyu Sanjaya:  BAKN DPR RI Lakukan Penelaahan Terkait Cukai Hasil Tembakau di Malang
    Ketua BAKN DPR RI Wahyu Sanjaya

    MALANG - Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI melakukan penelaahan terhadap hasil pemeriksaan BPK RI terhadap cukai hasil tembakau di Kabupaten Malang. Malang diketahui merupakan salah satu kawasan yang memiliki banyak industri atau perusahaan rokok dan produk tembakau lainnya. 

    "Ada dua sisi yang ingin kami lihat di sini (Malang). Pertama secara aturan (cukai) itu sudah cukup bersahabat dengan dunia usaha, kedua pakah jumlah Cukai rokok yang diterbitkan selama ini tidak ada penyimpangan, " ujar Ketua BAKN DPR RI Wahyu Sanjaya bertindak sebagai ketua tim kunjungan kali ini di Malang, Senin (4/4/2022).

    Sebab, kata Wahyu, BPK RI telah melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (DTT) tentang cukai hasil tembakau dari tahun 2016, tahun 2019, dan tahun 2020 dimana terdapat beberapa permasalahan ketidakpatuhan yang diungkapkan dalam hasil pemeriksaan itu. "Jadi kami menelaahnya supaya dapat menghindari adanya potensi kerugian negara di situ, " sebut politisi fraksi Partai Demokrat tersebut.  

    Mengutip data Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) menyebutkan, pendapatan pemerintah dari cukai senilai Rp185, 9 triliun pada tahun 2020. Nilai tersebut meningkat dari capaian tahun sebelumnya Rp 181 triliun. Adapun lebih dari 90% diketahui merupakan cukai yang berasal dari hasil tembakau. 

    "Maka kami pun berusaha melihat apakah sistem pengawasan Bea Cukai ini terutama cukai rokoknya sudah optimal berjalan. Soalnya kalau dari temuan dari BPK itu kan adanya kelemahan dalam metode pengawasan nya dimana apabila ada cukai yang gagal dan dimusnahkan itu tampaknya kurang optimal pengawasannya, " urai Wahyu. 

    Untuk itu, melalui kunjungan kali ini BAKN DPR RI perlu meminta masukan lebih lanjut dari Pemerintah Daerah Kabupaten Malang, Kanwil Bea dan Cukai Jawa Timur II serta Pengusaha Rokok terkait dengan permasalahan Cukai Hasil Tembakau di Provinsi Jawa Timur. "Dengan masukan tersebut diharapkan BAKN DPR RI mendapatkan informasi yang lengkap dan utuh dalam melakukan penelaahan, " terang Wahyu. (aha) 

    NEWSRELEASE.CO.ID
    market.biz.id NEWSRELEASE.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    DPR RI Wahyu Sanjaya DEMOKRAT
    Publikjatim.com

    Publikjatim.com

    Artikel Sebelumnya

    Ace Hasan: Perbedaan Penentuan 1 Ramadan...

    Artikel Berikutnya

    Mulyanto Prihatin Cara Kerja Pemerintah...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Basory W

    Basory W verified

    Postingan Bulan ini: 12

    Postingan Tahun ini: 696

    Registered: Oct 11, 2021

    KODIM SURABAYA TIMUR

    KODIM SURABAYA TIMUR verified

    Postingan Bulan ini: 9

    Postingan Tahun ini: 491

    Registered: Oct 4, 2021

    Wahyudi Arief

    Wahyudi Arief verified

    Postingan Bulan ini: 9

    Postingan Tahun ini: 124

    Registered: Jul 6, 2021

    YUDIK

    YUDIK verified

    Postingan Bulan ini: 8

    Postingan Tahun ini: 620

    Registered: Sep 23, 2021

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Ustazd Zainal Arifin Ajak Peduli Sesama yang Tertimpa Musibah
    Danlanud Abdulrachman Saleh Hadiri Penyerahan Sertifikat Aset TNI AU dari Menteri ATR/BPN
    Anggota Kogartap III/SBY Terima Piagam Purna Tugas
    Ekonom UNAIR Paparkan Dampak Inflasi AS pada Perekonomian Makro-Mikro Indonesia

    Rekomendasi

    Atlit Paralayang Banyuwangi Sumbangkan Medali Untuk Banyuwangi
    Sempat Tersisih, Mahasiswa FEB UNAIR Sabet Juara 3 Trading Competition Kontan
    Pangdivif 2 Kostrad Hadiri Upacara Pemakaman Almarhum Pratu Anumerta Berly Kholif Al Rohman
    Pesan Kapolri ke Taruna-Taruni Akpol: Turun, Dengar dan Serap Aspirasi Masyarakat
    Babinsa Koramil 0826-01 Pamekasan Pantau Perkembangan Harga Sembako Di Pasar Parteker

    Ikuti Kami